Selasa, 30 Desember 2014



Metaphors, Allusions, Simile

The examples of metaphors
  1. My brother was boiling mad.
Saudara laki-laki saya sangatlah marah.
  1. The assignment was a breeze.
Tugas tersebut tidak sulit.

3.      He is hanging on a thread in the coming competition.
Nasibnya bagai telur di ujung tanduk dalam kompetisi mendatang.
4.      His business continues to flourish.
Bisnisnya terus maju pesat.

  1. Her voice is music to his ears.
Suaranya membuat dia merasa bahagia.


The examples of allusions
  1. Your backyard is a Garden of Eden. (Biblical allusion) à It’s like that the backyard is very beautiful like heaven.
Halaman belakangmu seperti Taman Firdaus (Surga). (Allusion dalam Alkitab) seolah-olah taman belakangmu sangat indah seperti surga.
  1. When you feel betrayed by a friend, you can say, "You too, Brutus?" (allusion to Julius Caesar-Brutus betrayed Caesar) à It refers to someone who betrayed a friend.
·         Ketika kamu merasa terkhianati oleh seorang teman, kamu dapat berkata,”Kamu juga, Brutus?” (Allusion dalam kisah Julius Caesar-ketika temannya Brutus mengkhianati Caesar) à Mengacu pada seseorang yang mengkhianati temannya.
  1. When your parents learn about your new plan to raise money, it's going to sink like the Titanic. (allusion to a historical event) à It will be fail if your parents know that you have a plan to raise money.
·         Ketika orang tuamu mempelajari tentang rencana barumu untuk menghasilkan uang, rencana itu akan tenggelam seperti Titanic. (allusion yang mengacu pada kejadian bersejarah) à Rencana itu akan gagal jika orang tuamu mengetahui apabila kamu memiliki rencana untuk menghasilkan uang.

4.      He lies so much! I am surprised that his nose has not grown like Pinocchio's.
Allusion di sini merujuk kepada cerita pinokio, yang mana menpunyai hidung panjang setiap kali dia berbohong.

5.      “Hey! Guess who the new Newton of our school is?”
 “Newton” yang dimaksud adalah murid paling pintar seperti Isaac Newton.
 


The examples of Simile
      
1.   Statistics is just like a girl in a bikini;  it reveals almost everything except the most important one”.
    Statistik itu seperti gadis pakai bikini, ia membuka hampir semuanya kecuali bagian yang paling penting”
2.   Life is like an onion: You peel it off one layer at a time, and sometimes you weep” (Carl Sandburg)
    Hidup itu seperti bawang merah, kita kupas satu lapisan demi lapisan, dan kadang-kadang kita menangis dibuatnya”
3.   His explanation was as clear as mud. (not clear at all since mud is opaque)
        Penjelasannya sejelas seperti lumpur. (Sangat tidak jelas karena lumpur sangat keruh)
4.   He eats like a pig.
          Dia makan dengan tidak sopan.
5.   The film was about as interesting as watching a copy of Windows download. (long   and boring)
     Film itu semenarik seperti sedang menonton salinan windows download. (Lama dan membosankan)