Metaphors, Allusions, Simile
The examples of metaphors
- My brother was boiling mad.
Saudara laki-laki saya sangatlah marah.
- The assignment was a breeze.
Tugas tersebut tidak sulit.
3. He is hanging
on a thread in the coming competition.
Nasibnya bagai telur di ujung tanduk dalam kompetisi
mendatang.
4. His business continues
to flourish.
Bisnisnya terus maju pesat.
- Her voice is music to his ears.
Suaranya membuat dia merasa bahagia.
The examples of allusions
- Your backyard is a Garden of Eden. (Biblical allusion) à It’s like that the backyard is very beautiful like heaven.
Halaman belakangmu seperti Taman Firdaus (Surga). (Allusion dalam
Alkitab) seolah-olah taman belakangmu sangat indah seperti surga.
- When you feel betrayed by a friend, you can say, "You too, Brutus?" (allusion to Julius Caesar-Brutus betrayed Caesar) à It refers to someone who betrayed a friend.
·
Ketika kamu
merasa terkhianati oleh seorang teman, kamu dapat berkata,”Kamu juga, Brutus?”
(Allusion dalam kisah Julius Caesar-ketika temannya Brutus mengkhianati Caesar)
à Mengacu
pada seseorang yang mengkhianati temannya.
- When your parents learn about your new plan to raise money, it's going to sink like the Titanic. (allusion to a historical event) à It will be fail if your parents know that you have a plan to raise money.
· Ketika orang
tuamu mempelajari tentang rencana barumu untuk menghasilkan uang, rencana itu
akan tenggelam seperti Titanic. (allusion yang mengacu pada kejadian
bersejarah) à Rencana itu
akan gagal jika orang tuamu mengetahui apabila kamu memiliki rencana untuk
menghasilkan uang.
4. He
lies so much! I am surprised that his nose has not grown like Pinocchio's.
Allusion di sini merujuk kepada cerita pinokio, yang mana menpunyai hidung panjang setiap kali dia berbohong.
Allusion di sini merujuk kepada cerita pinokio, yang mana menpunyai hidung panjang setiap kali dia berbohong.
5. “Hey! Guess
who the new Newton of our school is?”
“Newton” yang dimaksud adalah murid paling
pintar seperti Isaac Newton.
The examples of Simile
1.
Statistics is
just like a girl in a bikini; it reveals almost everything except the
most important one”.
Statistik
itu seperti gadis pakai bikini, ia membuka hampir semuanya kecuali bagian yang
paling penting”
2.
Life is like an
onion: You peel it off one layer at a time, and sometimes you weep”
(Carl Sandburg)
Hidup itu seperti
bawang merah, kita kupas satu lapisan demi lapisan, dan kadang-kadang kita
menangis dibuatnya”
3. His
explanation was as clear as mud. (not clear at all since mud is opaque)
Penjelasannya sejelas seperti lumpur. (Sangat tidak jelas karena lumpur
sangat keruh)
4. He eats like a pig.
Dia makan dengan tidak sopan.
5.
The film was about as interesting as watching a
copy of Windows download. (long and boring)
Film itu semenarik seperti sedang menonton salinan windows download. (Lama
dan membosankan)